Daur Hidup Ular

Daur Hidup Ular

Daur hidup ular – Mungkin, dalam pikiran banyak orang, ular itu makhluk yang menyeramkan ya? Padahal, ular sebenarnya makhluk yang sama dengan makhluk hidup lainnya. Mereka juga memiliki daur hidup ular yang menandakan bahwa mereka berproses dari kecil dan lemah hingga dewasa sebagaimana banyak makhluk lain.

Ular sendiri merupakan salah satu hewan yang tergolong ke dalam reptil tak berkaki. Cirinya memiliki tubuh yang panjang serta memiliki berbagai macam jenis warna. Karakter khas lainnya dari hewan ini bahwa mereka tidak pernah menutup mata karena memang diciptakan tanpa memiliki kelopak mata.

Siklus Hidup Ular

Meskipun ada berbagai jenis ular yang ada di muka bumi, namun pada dasarnya semua jenis tersebut memiliki daur atau siklus hidup ular yang sama. Tidak ada beda ular yang ada di daratan Afrika, Asia, maupun Amerika dalam hal daur hidupnya.

Satu hal yang penting digaris bawahi, adalah bahwa ular bukan tergolong makhluk yang bermetamorfosis. Sehingga dalam perjalanan siklusnya, wujud ular tidak mengalami perubahan signifikan seperti yang terjadi pada ulat ketika berubah menjadi seekor kupu-kupu yang bisa terbang.

Secara umum, daur hidup ular ada empat.Adapun penjelasannya sebagai berikut:

1. Perkawinan

Siklus yang pertama dilalui oleh ular adalah masa perkawinan. Proses fertilisasi atau perkembangbiakan ini dilakukan saat berlangsungnya musim kawin.

Saat musim ini terjadi, ular betina dewasa menarik ular jantan yang juga sudah dewasa. Meski ada juga yang sebaliknya sebagaimana dilakukan oleh ular kobra yang biasanya menarik perhatian betina lebih dulu dengan melakukan tarian untuk berkompetisi memenangkan hati ular betina.

Proses perkawinan sendiri prosesnya dimulai dari ular jantan yang menggosokan bagian bawah dari ular betina dengan menggunakan kepalanya sebelum menyalurkan spermanya ke saluran ovum betina, hingga kemudian terjadilah perkawinan.

2. Telur Ular

Proses perkawinan ini menciptakan pembuahan yang selanjutnya menghasilkan telur ular. Proses mengeluarkan telur selama pembuahan membutuhkan waktu kira-kira sembilan minggu saja.

Sebelum dikeluarkan, ular betina biasanya mencari tempat untuk membuat sarang sehingga telur yang kelak diletakannya menjadi aman. Penampakan sarang ini kadang sulit dideteksi karena biasanya ditutupi oleh daun-daun kering.

Adapun lama inkubasi yang terjadi pada telur sebelum kemudian menetaskan bayi membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Kira-kira bisa memakan waktu antara 45 hari hingga 80 hari. Selama proses tersebut, ular betina biasa menggerakan tubuhnya agar dapat menghasilkan suhu panas.

Cek juga: Aplikasi streaming video terbaik di Android

3. Bayi Ular

Daur hidup bayi ular dimulai ketika proses pengeraman selesai. Saat menetas, ukuran bayi ular ini sangat variatif. Bergantung dari jenis ularnya.

Ketika baru muncul di dunia, bayi ular sanggup untuk bertahan tanpa asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, yakni dua minggu. Ini bisa terjadi karena mereka menyimpan ruang untuk memasok asupan makanan di perutnya yang bernama kantung kuning telur.

Hanya saja, bayi ular ini juga tidak tinggal diam. Mereka juga tetap mengusahakan untuk mencari makanan sembari dipasok oleh kantung kuning telur.

4. Ular Dewasa

Ular dapat mencapai level dewasa ketika usianya berkisar antara 2 hingga 4 tahun. Meski pada faktanya, ada juga yang baru dewasa ketika menginjak usia 6 tahun sebagaimana pada jenis ular kobra.

Dalam proses menuju dewasa, ular melakukan perubahan kulit dari kulit lama menjadi kulit baru. Dalam masa dewasa ini, ular kemudian bisa terus hidup dalam waktu 20 tahun.

Nah, itulah pembahasan mengenai daur hidup ular yang bisa Kami sajikan. Semoga bermanfaat ya!