Struktur dan Fungsi Organel Pada Tumbuhan

Struktur dan Fungsi Organel Pada Tumbuhan

Tidak hanya hewan dan manusia saja yang memiliki organel sel melainkan tumbuhan pun memiliki organel sel. Organel sel tumbuhan berfungsi untuk menjaga pertumbuhan dan sistem metabolisme yang terjadi pada tumbuhan. Organel sel pada tumbuhan beraneka ragam dan memiliki fungsi yang berbeda-beda untuk kehidupan sel tumbuhan.

Struktur dan Fungsi Organel Pada Tumbuhan

Hewan dan tumbuhan tergolong ke dalam sel eukariotik yaitu sel yang memiliki DNA (materi genetik) yang dibungkus atau dibaluti oleh membran. Membran sel, inti sel dan sitoplasma merupakan 3 bagian utama dari sel pada tumbuhan.

  1. Inti Sel

Inti sel atau yang biasa disebut nukleus merupakan organel sel yang terletak di bagian paling dalam sel tumbuhan. Inti sel atau nukleus juga menjadi tempat penyimpanan kromoson dari sel tertentu. Inti sel berfungsi sebagai pelaku pembelahan dan pertumbuhan sel dan sintesis protein guna memenuhi proses metabolisme pada tumbuhan, dan mengatur semua kegiatan sel. Nukleus terbagi menjadi 4 bagian yaitu membran inti (karioteka) yang berfungsi sebagai pembungkus inti sel, Nukleoplasma yang terdapat kandungan protein, enzim, nukleolus dan kromosom, Kromatin atau kromosom yang mengandung DNA dan Nukleolus yang terdiri dari benang-benang halus yang mengandung banyak kromosom.

  1. Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma adalah jaringan interkoneksi yang menghubungkan nukleus dengan sitoplasma. Berdasarkan keberadaan ribosom, retikulum endoplasma terdiri dari retikulum endoplasma kasar (memiliki ribosom) yang berfungsi membentuk membran serta protein dan retikulum endoplasma halus (tidak memiliki ribosom) yang berfungsi menetralisir racun, tempat penyimpanan kalsium dan pembentukan lemak. Retikulum endoplasma berfungsi sebagai tempat pelekatan ribosom dan berperan memperkaya senyawa protein hasil sintesis ribosom.

  1. Vakuola

Vakuola memiliki ukuran yang besar seperti karung yang menampung cairan yang berperan sebagai wadah yang digunakan untuk tempat penyimpanan sel. Vakuola mengandung beberapa senyawa kimia seperti karbohidrat, asam amino, garam mineral, dan antosianin. Vakuola memiliki peran untuk menstabilkan PH, memisahkan sisa zat metabolisme sel dan mengatur tekanan yang ada di dalam sel. Vakuola dilapisi oleh selapis membran yang disebut tonoplas.

  1. Mitokondria

Enzim yang berfungsi untuk memecah karbohidrat dikandung oleh mitokondria. Mitokondria memiliki bentuk yang lonjong, sehingga membuat mitokondria dapat dengan mudah dikenali. Mitokondria terdiri dari lapisan membran luar dan dalam. Mitokondria berfungsi sebagai asupan energi dalam proses respirasi.

  1. Kloroplas

Bagian ini dinamakan kloroplas karena di dalamnya terkandung klorofil yang berfungsi memberi warna hijau pada tumbuhan. Kloroplas memiliki peran utama dalam proses fotosintesis untuk menghasilkan makanan pada tumbuhan. Kloroplas terdiri dari 2 jenis membran yakni membran dalam dan membran luar. Kloroplas memiliki bentuk seperti kacang hijau.

  1. Peroksisom

Peroksisom memiliki fungsi memproses asam lemak supaya berubah menjadi gula yang bermanfaat untuk proses perkembangan dan metabolisme pada tumbuhan. Peroksisom terletak pada organel sitoplasma dan memiliki ukuran yang kecil dengan dilapisi membran tunggal.

  1. Aparatus Golgi

Badan golgi memiliki jumlah yang banyak bahkan ratusan pada setiap sel. Aparatus golgi pada tumbuhan sering juga disebut sebagai diktiosom. Badan golgi berbentuk seperti kantong tipis dengan susunan yang berlapis. Fungsi badan golgi yakni membentuk akrosom, menghasilkan lisosom, membentuk dinding sel dan untuk proses sekresi.

  1. Ribosom

Ribosom terletak didalam retikulum endoplasma, nukleolus dan sitoplasma. Ribosom memiliki ukuran yang sangat kecil dan memiliki 2 sifat yakni terikat dan bebas. Ribosom memiliki fungsi memproses protein pada sel tumbuhan.

Setelah membaca materi situs slot online indonesia tentang struktur dan fungsi organel sel pada tumbuhan, apakah kamu sudah mengerti tentang keunikannya masing-masing?